Pemanfaatan Teknologi Informasi bagi Siswa Penyandang Disabilitas Tuna Daksa (SLB-D) di YPAC Bali
Abstract
Kegiatan pengabdian ini berangkat dari permasalahan keterbatasan metode pendampingan belajar khususnya pada kalangan siswa penyandang disabilitas tuna daksa dalam memahami mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SLB-D YPAC Bali. YPAC Bali merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas tuna daksa di Provinsi Bali. Masalah yang mendesak dicarikan solusi adalah ketiadaan daya dukung metode pendampingan belajar berupa alat peraga. Salah satunya terkait materi di Pelajaran PKn yaitu materi Hak Asasi Manusia (HAM) dan Partisipasi Politik dalam Pemilu yang penyampaiannya masih merujuk pada metode ajar bagi siswa normal (non-berkebutuhan khusus/difabel) dan sama sekali tidak ada alat peraga bagi siswa penyandang disabilitas tuna daksa. Dropping bantuan perangkat pengajaran yang diberikan Pihak Pemerintah justru diperuntukan bagi siswa penyandang disabilitas tuna wicara, sehingga metode pembelajaran yang diberikan akhirnya tergantung sepenuhnya dari kreatifitas guru kelas masing-masing. Diakui Kepala Sekolah maupun guru pengampu mata pelajaran, mereka seringkali kesulitan dalam menjelaskan materi PKn terutama terkait soal kasus aktual yang harus dipahami oleh siswa, terlebih metode penyampaian materi harus dilaksanakan secara berulang. Bahkan pada konteks ini, banyak guru yang hanya mengejar ketuntasan materi tanpa disertai dengan adanya simulasi atau permainan melalui alat peraga tertentu yang dapat menunjang pemahaman siswa atas mata pelajaran. Padahal materi ini menjadi sangat penting mengingat terkait dengan aktualisasi atas hak-hak mereka sebagai warganegara sekaligus hidup di tengah masyarakat. Menjawab permasalahan diatas, kegiatan ini akan mengambil kelompok sasaran siswa SLB-D. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa metode pendampingan belajar berupa tayangan tematik yang diharapkan bisa memudahkan akses mereka dalam memahami materi ajar PkN yang penerapannya dilakukan di lingkungan pendidikan formal yaitu SLB-D YPAC Bali.
Downloads
Copyright (c) 2024 Tedi Erviantono, I Gede Indra Pramana, Kadek Dwita Apriani, Richard Togaranta Ginting, Ni Made Ras Amanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







