Pengolahan Daging Ayam Kampung yang Dicuring Nanokapsul Jus Kunyit Sebagai Pangan Fungsional Pencegah Rawan Stunting

  • Sundari Sundari (1*) Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Anastasia Mamilisti Susiati (2) Universitas Tidar
  • Nafiatun Sholihah (3) Universitas Amikom Yogyakarta

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: curing, nanokapsul jus kunyit, daging ayam kampung, pangan fungsional, rawan stunting

Abstract

Pengabdian ini dilatar belakangi oleh kondisi mitra KWT Sari Dewi II yang usaha di bidang budidaya ayam KUB dengan saldo yang mulai menurun karena rendahnya keuntungan. Di tambah kondisi Masyarakat desa Argosari yang masih ada anak stunting. Maka penulis bersama masyarakat sepakat bertujuan untuk pembinaan manajemen produksi dan pengolahan pasca panen untuk pengembangan ekonomi produktif serta pencegahan stunting. Metode yang dilakukan yaitu sosialisasi, penyuluhan, pelatihan/Penerapan teknologi pengolahan nugget dan sosis, pendampingan usaha dan evaluasi hasil serta keberlanjutan. Hasil kegiatan, perbaikan managemen produksi (biosecurity & vaksinasi) dan perbaikan produksi (dihasilkan nugget dan sosis fungsional) serta peningkatan keberdayaan mitra meliputi pengetahuan, ketrampilan dan macam produk yang berpotensi pencegah rawan stunting. Ada peningkatan pendapatan peternak dari jual hidup dewasa per ekor (1 kg) dengan harga Rp.50.000 setelah diolah dari 1 ekor (500 g daging) akan bertambah nilainya menjadi 40 pcs nugget dan 20 pcs sosis dengan penerimaan Rp.75.000 atau ada kenaikan pendapatan ± 25.000/ekor. Hasil evaluasi, Masyarakat sangat senang merasa terbantu dan ada solusi produksi yang stagnan cenderung menurun kini punya kemampuan bisa pengolahan pasca panen dan bisa menjual produk berkualitas: nugget dan sosis fungsional.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-25
How to Cite
Sundari, S., Susiati, A. M., & Sholihah, N. (2024). Pengolahan Daging Ayam Kampung yang Dicuring Nanokapsul Jus Kunyit Sebagai Pangan Fungsional Pencegah Rawan Stunting. Madaniya, 5(4), 1627-1641. https://doi.org/10.53696/27214834.967
Section
Artikel