Pengembangan Keterampilan Menulis Siswa SMAN 1 Semaka Melalui Web Sekolah
Abstract
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah populer siswa kelas XI SMA Negeri 1 Semaka. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode kualitatif melalui pendekatan institusional dan pendekatan partisipatif. Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa SMAN 1 Semaka kelas XI yang berjumlah 30 siswa. Terdapat dua kali pengambilan data, yang pertama adalah pre-test (sebelum pelatihan menulis ilmiah popular diberikan) dan post-test (setelah pelatihan menulis ilmiah popular diberikan). Pada tahap analisis, data dioleh secara kuantitif dan dijabarkan secara kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, temuan menunjukkan bahwa pengombinasian antara pendekatan Content Language Intergrated Learning (CLIL) dan media website sekolah efektif meningkatkan keterampilan menulis ilmiah popular siswa kelas XI SMAN 1 Semaka.
Downloads
References
Abbas, S. (2006). Pembelajaran Bahasa Indonesia Yang Efektif Di Sekolah Dasar. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.
Ansoriyah, S. (2020). Pengaruh Pendekatan CLIL dengan Media Blog Terhadap Keterampila Menulis Artikel Ilmiah Sebagai Pengembangan Bahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 48-55.
Chandra, H. A. (2014). Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Model Pembelajaran Scramble pada Siswa Kelas II SD Negeri 1 Wonosari Sadang Kebumen. Jurnal PGSD Indonesia PGRI Yogtakarta, 1(2).
Cresswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Faharani, A. A. K., & Abdollahi, Z. (2018). Incorporating Humor to Develop EFL Learner’s Speaking Ability and Willingnes to Communicate. Journal of Language Teaching and Research, 9(1), 205-211.
Gusti, Y. (2014). Meningkatkan Kemampuan Menulis Kreatif Siswa Melalui Pendekatan Whole Languange dengan Teknik Menulis Jurnal. Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan UNJ, 28(1).
Hibatullah, O. F., & Ardillah, Q.F. (2019). “Give me a joke, please!”: Creating a Fun Learning by Teacher’s Jokes. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 5(2), 948-958.
Iskandarwassid, & Ristianti, I. (2010). Peningkatan kemampuan menulis narasi melalui model pembelajaran teknik visual-auditif-taktil. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 11(1), 75–99.
Indawati, N., & Aida, S. (2019). Pengaruh Media Blog Terhadap Keterampilan Menulis Teks Negoisasi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan. Jakarta. Hal. 65-75.
Moleong, L. J. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugroho, I. R. (2014). Menjadi Penulis Kreatif. Jakarta: Notebook.
Pranoto, B. E., & Suprayogi. (2020). Incorporating 9GAG Memes to Develop EFL Learners’ Speaking Ability and Willingness to Communicate. IJEE (Indonesian Journal of English Education), 7(2), 130-144.
Sidiq, Sahabudin., Wahyudi, B.P., Anindita, Damayanti. (2013). Pelatihan Menulis Kreatif untuk Mengembangkan Potensi dan Kreativitas Anak. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 2(3), 219-223.
Sari, dkk. (2017). Pengembangan Media Blog dalam Pembelajaran Menulis Teks Anekdot pada Siswa Kelas X SMA. Jurnal Ilmu Budaya, 1(4), 317-330.
Situmorang, N. M. Y. (2018). Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa Melalui Teknik Guiding Questions. Journal of Education Action Research, 2(2), 165-171.
Subandi, A., Satrijono, H., & Suhartiningsih, S. (2014). Meningkatkan kemampuan menulis narasi sugestif dengan menggunakan media gambar seri siswa kelas V SDN arjasa jember. Jurnal Edukasi, 1(1), 1–4.
Sukamto, R. A., & Salahuddin, M. (2014). Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika.
Suprayogi, S., & Pranoto, B. E. (2020). The Implementation of Virtual Exhibition Project in English for Tourism Class for University Students. Academic Journal Perspective, 8(2), 87-97.
Zulkarnaini. (2011). Model Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi dan Berpikir Kritis. Jurnal.Upi.Edu, 11(2), 144–153.
Copyright (c) 2021 Suprayogi Suprayogi, Budi Eko Pranoto, Arief Budiman, Bagas Maulana, Galuh Budi Swastika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







