Pengembangan Fasilitas Rumah Pintar Sebagai Upaya Pemberdayaan Perpustakaan Desa untuk Anak-anak Putus Sekolah di Kelurahan Tanjung Kramat

  • Dara Fitriani (1*) Universitas Negeri Gorontalo
  • Asta Juliarman Hatta (2) Universitas Negeri Gorontalo
  • Nur Sakinah Aries (3) Universitas Negeri Gorontalo

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: rumah pintar, literasi desa, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan tingginya angka anak putus sekolah di Kelurahan Tanjung Kramat, Kota Gorontalo, dengan memanfaatkan keberadaan Rumah Pintar sebagai pusat literasi desa. Tujuan utamanya adalah mengembangkan fasilitas Rumah Pintar agar mampu berfungsi secara optimal dalam memberikan akses pendidikan nonformal sekaligus memberdayakan masyarakat melalui peningkatan kapasitas pengelola dan dukungan komunitas lokal. Metode yang digunakan berbasis pada pendekatan pengembangan masyarakat melalui lima tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim dosen, mahasiswa, Karang Taruna Tunas Bahari, pengelola Rumah Pintar, dan Komunitas Literasi Read Aloud Gorontalo. Sebanyak tiga kelompok penerima manfaat utama ikut terlibat, yaitu anak-anak putus sekolah, pengelola Rumah Pintar, serta mitra masyarakat. Hasil yang dicapai meliputi pengadaan lebih dari 50 judul buku baru, alat peraga edukatif, media pembelajaran interaktif, serta sarana kreatif yang meningkatkan minat belajar anak-anak. Pelatihan manajemen perpustakaan menghasilkan keterampilan baru bagi Karang Taruna dalam pengelolaan koleksi, pencatatan administrasi, serta strategi promosi literasi. Sementara itu, kegiatan literasi interaktif dengan metode membaca nyaring berhasil menarik lebih banyak anak untuk berpartisipasi, menumbuhkan motivasi belajar, serta mempererat hubungan sosial antara anak, pengelola, dan relawan. Dampak nyata terlihat pada meningkatnya antusiasme anak-anak untuk datang ke Rumah Pintar dan munculnya kepercayaan diri pengelola dalam mengelola kegiatan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi fasilitas edukasi, peningkatan kapasitas pengelola, dan dukungan komunitas mampu menciptakan model pemberdayaan literasi desa yang partisipatif. Temuan penting dari kegiatan ini adalah terbangunnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menghidupkan kembali Rumah Pintar sebagai pusat belajar, yang membuka peluang replikasi di komunitas lain.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-28
How to Cite
Fitriani, D., Hatta, A. J., & Aries, N. S. (2025). Pengembangan Fasilitas Rumah Pintar Sebagai Upaya Pemberdayaan Perpustakaan Desa untuk Anak-anak Putus Sekolah di Kelurahan Tanjung Kramat. Madaniya, 6(4), 1930-1938. https://doi.org/10.53696/27214834.1402
Section
Artikel