Persepsi dan Ketergantungan Masyarakat terhadap Sub DAS Cikamiri untuk Perencanaan Pemberdayaan Petani dan Pertanian

  • Sarah Fitri Soerya (1*) Universitas Padjadjaran
  • Dea Annisa Annas (2) Universitas Padjadjaran

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Sub DAS Cikamiri, ketergantungan, pemberdayaan msyarakat, penyuluhan, persepsi masyarakat

Abstract

Sub Daerah Aliran Sungai Cikamiri memiliki peran penting sebagai sumber daya alam untuk kehidupan masyarakat di Kabupaten Garut, khususnya Kecamatan Samarang dan Pasirwangi. Namun Sub DAS Cikamiri menghadapi tantangan degradasi lahan dan tekanan pemanfaatan yang kurang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan persepsi dan ketergantungan masyarakat terhadap kondisi lahan dan layanan penyuluhan pertanian untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih tepat sasaran dengan metode pengisian kuesioner skala Likert dan wawancara mendalam. Jumlah responden adalah 128 orang terdiri dari petani dan non petani yang menunjukkan hasil mayoritas responden memahami pentingnya ketersediaan air, tekstur dan jenis tanah yang sesuai, serta penggunaan lahan dengan kapasitas yang sesuai dengan perbedaan pendapat pada pemakaian pupuk kimia atau pestisida. Pada aspek penyuluhan, masyarakat menilai pentingnya penyuluhan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka akses pasar yang lebih luas dengan beberapa kendala dari kesesuaian ilmu atau materi dengan kondisi lahan dan tingkat rutinitas kegiatan penyuluhan dilaksanakan. Hasil kegiatan ini menegaskan perlunya pendekatan pemberdayaan yang partisipatif dari berbagai pihak dengan penguatan layanan penyuluhan yang relevan dan merata dengan pendampingan dalam pengelolaan lahan dengan kaidah konservasi yang sesuai dengan karakteristik Sub DAS Cikamiri, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-08-15
How to Cite
Soerya, S. F., & Annas, D. A. (2025). Persepsi dan Ketergantungan Masyarakat terhadap Sub DAS Cikamiri untuk Perencanaan Pemberdayaan Petani dan Pertanian. Madaniya, 6(3), 1298-1306. https://doi.org/10.53696/27214834.1301
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)