Implementasi Smart Packaging Untuk Membangun Brand Pempek Dok Sikam Sebagai Produk Unggulan Kota Blitar

  • Mohammad Idhom (1*) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Arista Pratama (2) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Gideon Setyo Budiwitjaksono (3) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Putu Anggi Suryantari (4) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Adinda Aulia Rahmawati (5) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Pempek Dok Sikam, produk unggulan, smart packaging, QR code

Abstract

Kuliner Blitar memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata kuliner yang dikenal secara nasional maupun mancanegara. Pempek Dok Sikam merupakan salah satu kuliner dengan cita rasa unik dan penyajian bentuk khas yang berpotensi sebagai produk unggulan kota Blitar. Pempek Dok Sikam Blitar belum sepenuhnya memanfaatkan pertumbuhan bisnis untuk membedakan diri dari pesaing serta menarik perhatian konsumen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan smart packaging untuk membangun brand Pempek Dok Sikam sebagai produk unggulan kota Blitar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pembuatan desain kemasan dengan warna menarik yang dilengkapi dengan fitur interaktif QR code untuk mengakses informasi tambahan tentang produk, seperti resep pempek, ulasan pelanggan, atau bahkan video produksi. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan potensi dan peluang smart packaging dan branding, Pempek Dok Sikam Blitar dapat mengukuhkan posisi Pempek Dok Sikam sebagai pemain utama dalam industri pempek yang meraih kesuksesan sebagai produk unggulan di Kota Blitar.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-25
How to Cite
Idhom, M., Pratama, A., Budiwitjaksono, G. S., Suryantari, P. A., & Rahmawati, A. A. (2024). Implementasi Smart Packaging Untuk Membangun Brand Pempek Dok Sikam Sebagai Produk Unggulan Kota Blitar. Madaniya, 5(4), 1618-1626. https://doi.org/10.53696/27214834.965
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)