Diseminasi Teknologi Pengomposan Jerami Padi untuk Menuju Zero Waste Production Management di Desa Ulugalung Kabupaten Bantaeng
Abstract
Limbah jerami padi dapat diubah menjadi pupuk organik, sehingga dapat membantu masalah keterbatasan pupuk di Desa Ulugalung. Penerapan teknologi dibutuhkan agar proses fermentasi jerami padi menjadi lebih cepat. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan pelatihan dan bantuan alat tabung fermentasi berbasis teknologi kepada kelompok tani Pullauweng Desa Ulugalung agar dapat memproduksi pupuk organik dalam waktu yang lebih singkat. Program ini dilaksanakan melalui proses belajar dan praktik secara partisipatif pembuatan pupuk organik menggunakan alat tabung fermentasi. Dari pelaksanaan program ini mitra telah berhasil memproduksi 154 liter POC dan 101 kg kompos dalam waktu 6 minggu, yang normalnya adalah 16 minggu. Jika hasil tersebut dikomersialkan, maka keuntungan dari penjualan pupuk organik tersebut dapat mencapai Rp.5.690.000,-. Dapat disimpulkan bahwa diseminasi teknologi yang telah dilakukan telah berhasil memberikan manfaat dan solusi untuk penyediaan pupuk organik bagi kelompok tani Pullauweng, serta berdampak baik terhadap keberlanjutan pertanian di Desa Ulugalung.
Downloads
References
Banafsah, P. A., Basit, A., & Nurhidayati. (2023). Pengaruh macam manajemen pemupukan vermikompos dan pupuk anorganik terhadap kepadatan tanah yang ditanami tiga varietas tanaman padi. Jurnal Agronisma, 11(1), 437–444.
Dewanto, F. G., Londok, J. J. M. R., Tuturoong, R. A. V., & Kaunang, W. B. (2017). Pengaruh pemupukan anorganik dan organik terhadap produksi tanaman jagung sebagai sumber pakan. Zootec, 32(5), 1–8. https://doi.org/10.35792/zot.32.5.2013.982
Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian, P. (2021). Petunjuk Teknis Kegiatan Pupuk Menuju Pertanian Organik Tahun Anggaran 2021.
Gunawan, G., Maarif, S., & Arkeman, Y. (2014). Inovasi mesin produksi pupuk cair dari jerami berbasis fermentasi dengan pendekatan value graph. Jurnal Teknik Industri, 4(1), 31–37. https://doi.org/10.25105/jti.v4i1.1560
Ichwan, N. (2011). Pengomposan Jerami Padi Menuju “Zero Waste Production Management”. Tesis. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Iswahyudi, I., Izzah, A., & Nisak, A. (2020). Studi penggunaan pupuk bokashi (kotoran sapi) terhadap tanaman padi, jagung dan sorgum. Jurnal Pertanian Cemara, 17(1), 14–20. https://doi.org/10.24929/fp.v17i1.1040
Jalil, M., & Irawan, J. (2017). Respon pertumbuhan vegetatif tanaman padi pada berbagai dosis pupuk anorganik dan jumlah bibit per lubang tanam. Jurnal Agrotek Lestari, 3(1), 1–9.
Kaya, E. (2013). Pengaruh kompos jerami dan pupuk NPK terhadap N-tersedia tanah, serapan-N, pertumbuhan, dan hasil padi sawah (Oryza Sativa L). Agrologia, 2(1), 43–50.
Mengga, G. S., & Limbongan, M. E. (2023). Sosialisasi pemanfaatan sampah dapur untuk pertanian bernilai ekonomi pada jemaat perindingan. Jurnal Abdimas Multidisiplin, 2(1), 55–56.
Muliarta, I. N. (2020). Pemanfaatan kompos jerami padi guna memperbaiki kesuburan tanah dan hasil padi. Rona Teknik Pertanian, 13(2), 59–70.
Ngantung, J. A. B., Rondonuwu, J. J., & Kawulusan, R. I. (2018). Respon tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) terhadap pemberian pupuk organik dan anorganik di kelurahan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur. Eugenia, 24(1), 44–52. https://doi.org/10.35791/eug.24.1.2018.21652
Priambodo, S. R., Susila, K. D., & Soniari, N. N. (2019). Pengaruh pupuk hayati dan pupuk anorganik terhadap beberapa sifat kimia tanah serta hasil tanaman bayam cabut (Amaranthus Tricolor) di tanah inceptisol Desa Pedungan. Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 8(1), 149–160.
Ridjal, N. A., Sondakh, T. D., & Nangoi, R. (2019). Rehabilitasi tanah tailing dengan menggunakan beberapa jenis pupuk organik yang ditanami jagung manis (Zea Mays Saccharata Sturt.). Cocos, 1(3).
Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2006). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati.
Sulaeman, Y., Maswar, & Erfandi, D. (2017). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Sifat Kimia Tanah, dan Hasil Tanaman Jagung di Lahan Kering Masam. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(1), 1–12. https://doi.org/10.21082/jpptp.v20n1.2017.p1-12
Supartha, I. N. Y., Wijana, G., & Adnyana, G. M. (2012). Aplikasi jenis pupuk organik pada tanaman padi sistem pertanian organik. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 1(2), 98–106.
Sururi, A., Hasanah, B., Mulyasih, R., Firdaus, I. A., Hasuri, H., & Yuliani, H. (2021). Peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan kelompok usaha mikro kecil dan menengah di kawasan pantai utara Desa Domas Kabupaten Serang. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 405–415. https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i3.27286
Wahyuni, S. E. T., & Asngad, A. (2018). Pemberian pupuk organik cair limbah jerami padi dan limbah cangkang telur ayam untuk meningkatkan kandungan kalsium tanaman sawi. Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek II, 2, 198–203.
Warintan, S. E., Purwanigsih, P., Tethool, A., & Noviyanti. (2021). Pupuk organik cair berbahan dasar limbah ternak untuk tanaman sayuran. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1465–1471. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i6.5534
Copyright (c) 2023 Nunik Lestari, Ervi Novitasari, Khaidir Rahman, Muhammad Nur Jumadil, Samsuar Samsuar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







