Diseminasi Teknologi Pengomposan Jerami Padi untuk Menuju Zero Waste Production Management di Desa Ulugalung Kabupaten Bantaeng

  • Nunik Lestari (1*) Universitas Negeri Makassar http://orcid.org/0000-0003-0347-2532
  • Ervi Novitasari (2) Universitas Negeri Makassar
  • Khaidir Rahman (3) Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Nur Jumadil (4) Universitas Negeri Makassar
  • Samsuar Samsuar (5) Universitas Hasanuddin

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Jerami, padi, pupuk, organik, berkelanjutan

Abstract

Limbah jerami padi dapat diubah menjadi pupuk organik, sehingga dapat membantu masalah keterbatasan pupuk di Desa Ulugalung. Penerapan teknologi dibutuhkan agar proses fermentasi jerami padi menjadi lebih cepat. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan pelatihan dan bantuan alat tabung fermentasi berbasis teknologi kepada kelompok tani Pullauweng Desa Ulugalung agar dapat memproduksi pupuk organik dalam waktu yang lebih singkat. Program ini dilaksanakan melalui proses belajar dan praktik secara partisipatif pembuatan pupuk organik menggunakan alat tabung fermentasi. Dari pelaksanaan program ini mitra telah berhasil memproduksi 154 liter POC dan 101 kg kompos dalam waktu 6 minggu, yang normalnya adalah 16 minggu. Jika hasil tersebut dikomersialkan, maka keuntungan dari penjualan pupuk organik tersebut dapat mencapai Rp.5.690.000,-. Dapat disimpulkan bahwa diseminasi teknologi yang telah dilakukan telah berhasil memberikan manfaat dan solusi untuk penyediaan pupuk organik bagi kelompok tani Pullauweng, serta berdampak baik terhadap keberlanjutan pertanian di Desa Ulugalung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Banafsah, P. A., Basit, A., & Nurhidayati. (2023). Pengaruh macam manajemen pemupukan vermikompos dan pupuk anorganik terhadap kepadatan tanah yang ditanami tiga varietas tanaman padi. Jurnal Agronisma, 11(1), 437–444.

Dewanto, F. G., Londok, J. J. M. R., Tuturoong, R. A. V., & Kaunang, W. B. (2017). Pengaruh pemupukan anorganik dan organik terhadap produksi tanaman jagung sebagai sumber pakan. Zootec, 32(5), 1–8. https://doi.org/10.35792/zot.32.5.2013.982

Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian, P. (2021). Petunjuk Teknis Kegiatan Pupuk Menuju Pertanian Organik Tahun Anggaran 2021.

Gunawan, G., Maarif, S., & Arkeman, Y. (2014). Inovasi mesin produksi pupuk cair dari jerami berbasis fermentasi dengan pendekatan value graph. Jurnal Teknik Industri, 4(1), 31–37. https://doi.org/10.25105/jti.v4i1.1560

Ichwan, N. (2011). Pengomposan Jerami Padi Menuju “Zero Waste Production Management”. Tesis. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Iswahyudi, I., Izzah, A., & Nisak, A. (2020). Studi penggunaan pupuk bokashi (kotoran sapi) terhadap tanaman padi, jagung dan sorgum. Jurnal Pertanian Cemara, 17(1), 14–20. https://doi.org/10.24929/fp.v17i1.1040

Jalil, M., & Irawan, J. (2017). Respon pertumbuhan vegetatif tanaman padi pada berbagai dosis pupuk anorganik dan jumlah bibit per lubang tanam. Jurnal Agrotek Lestari, 3(1), 1–9.

Kaya, E. (2013). Pengaruh kompos jerami dan pupuk NPK terhadap N-tersedia tanah, serapan-N, pertumbuhan, dan hasil padi sawah (Oryza Sativa L). Agrologia, 2(1), 43–50.

Mengga, G. S., & Limbongan, M. E. (2023). Sosialisasi pemanfaatan sampah dapur untuk pertanian bernilai ekonomi pada jemaat perindingan. Jurnal Abdimas Multidisiplin, 2(1), 55–56.

Muliarta, I. N. (2020). Pemanfaatan kompos jerami padi guna memperbaiki kesuburan tanah dan hasil padi. Rona Teknik Pertanian, 13(2), 59–70.

Ngantung, J. A. B., Rondonuwu, J. J., & Kawulusan, R. I. (2018). Respon tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) terhadap pemberian pupuk organik dan anorganik di kelurahan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur. Eugenia, 24(1), 44–52. https://doi.org/10.35791/eug.24.1.2018.21652

Priambodo, S. R., Susila, K. D., & Soniari, N. N. (2019). Pengaruh pupuk hayati dan pupuk anorganik terhadap beberapa sifat kimia tanah serta hasil tanaman bayam cabut (Amaranthus Tricolor) di tanah inceptisol Desa Pedungan. Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 8(1), 149–160.

Ridjal, N. A., Sondakh, T. D., & Nangoi, R. (2019). Rehabilitasi tanah tailing dengan menggunakan beberapa jenis pupuk organik yang ditanami jagung manis (Zea Mays Saccharata Sturt.). Cocos, 1(3).

Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2006). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati.

Sulaeman, Y., Maswar, & Erfandi, D. (2017). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Sifat Kimia Tanah, dan Hasil Tanaman Jagung di Lahan Kering Masam. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(1), 1–12. https://doi.org/10.21082/jpptp.v20n1.2017.p1-12

Supartha, I. N. Y., Wijana, G., & Adnyana, G. M. (2012). Aplikasi jenis pupuk organik pada tanaman padi sistem pertanian organik. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 1(2), 98–106.

Sururi, A., Hasanah, B., Mulyasih, R., Firdaus, I. A., Hasuri, H., & Yuliani, H. (2021). Peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan kelompok usaha mikro kecil dan menengah di kawasan pantai utara Desa Domas Kabupaten Serang. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 405–415. https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i3.27286

Wahyuni, S. E. T., & Asngad, A. (2018). Pemberian pupuk organik cair limbah jerami padi dan limbah cangkang telur ayam untuk meningkatkan kandungan kalsium tanaman sawi. Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek II, 2, 198–203.

Warintan, S. E., Purwanigsih, P., Tethool, A., & Noviyanti. (2021). Pupuk organik cair berbahan dasar limbah ternak untuk tanaman sayuran. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1465–1471. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i6.5534

Published
2023-05-15
How to Cite
Lestari, N., Novitasari, E., Rahman, K., Jumadil, M. N., & Samsuar, S. (2023). Diseminasi Teknologi Pengomposan Jerami Padi untuk Menuju Zero Waste Production Management di Desa Ulugalung Kabupaten Bantaeng. Madaniya, 4(2), 629-639. https://doi.org/10.53696/27214834.437
Section
Artikel