Peningkatan Kegiatan Ekonomi Melalui Pelatihan Teknik Kokedama Pada KWT Cempaka A Desa Teras

  • Fara Fitriyani (1*) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: kokedama, KWT, peningkatan kegiatan ekonomi, kelompok wanita tani

Abstract

Kokedama adalah teknik menanam tanaman hias menggunakan media lumut atau serabut kelapa. Kokedama dapat dimodifikasi dengan mengganti bungkus tanah dari lumut dengan serat sabut kelapa yang biasanya dianggap limbah dan tidak terpakai. Saat ini, media tanam yang banyak digunakan adalah secara konvensional yaitu polybag. Pelatihan Kokedama bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pembuatan tanaman hias. Metode pelatihan yang digunakan adalah partisipatif dengan peserta anggota Kelompok Wanita Tani Cempaka A Desa Teras. Narasumber mendemonstrasikan keterampilan dan peserta langsung mempraktekkannya. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta menguasai keterampilan membuat tanaman hias dengan teknik kokedama. Peserta dapat menggunakan keterampilan tersebut untuk meningkatkan kegiatan perekonomian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fajriani, et al. (2021). Kokedama sebagai inovasi produk jual tanaman hias daun di Desa wisata Sidomulyo, Kota Batu. Tri Dharma Mandiri, 1(1), 27–33. https://doi.org/10.21776/ub.jtridharma.2021.001.01.27

Frinces, Z.H. (2010). Pentingnya profesi wirausaha di indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 7(1), 34-57.

Hasanah, et al. (2021). Bioentrepreunership for orphanages by making kokedama and capillary system plant cultivation. Journal of Saintech Transfer, 4(2), 74–83.

Hastuti, et al. (2020). Pelatihan berwirausaha sampah dan manajemen sampah di Desa Argorejo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), 51– 58. https://doi.org/10.30653/002.202051.252

Indahyani, T. (2011). Pemanfaatan limbah sabut kelapa pada perencanaan interior dan furniture yang berdampak pada pemberdayaan masyarakat miskin. Humaniora, 2(1), 15-23.

Margahana, H., & Triyanto, E. (2019). Membangun tradisi entrepreneurship pada masyarakat. Edunomika, 3(2), 300-309.

Persada, G. A., & Ramadhani, A. C. (2015). meningkatkan kesadaran dalam berwirausaha melalui potensi hasil panen (mie tomat). Inovasi dan Kewirausahaan, 4(2), 88–92.

Putra, et al. (2021). Pemanfaatan limbah kelapa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok untuk mendukung pelestarian lingkungan di tengah pandemi Covid-19. Trimas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 8–18.

Saputra, et al. (2019). Pelatihan bioentrepreneurship melalui pembuatan kokedama di panti asuhan anak luar biasa Asih Madiun. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 101–104. https://doi.org/10.31960/caradde.v2i1.191

Toyoda, et al. (2020). Potential of a small indoor plant on the desk for reducing office workers’ stress. HortTechnology, 30(1), 55–63. https://doi.org/10.21273/HORTTECH04427-19

Trahutami, S. I., & Wiyatasari, R. (2019). Pengenalan dan pelatihan penamaan dengan teknik kokedema untuk ibu-ibu PKK. Jurnal Harmoni, 3(2).

Yuliarti, N.C, & Dewi, R.S. (2021). Pelatihan kewirausaan kokedama tanaman obat pada ibu rumah tangga di Desa Sukorwejo Bangsalsari Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, 2(1), 51-54.

Published
2023-02-13
How to Cite
Fitriyani, F. (2023). Peningkatan Kegiatan Ekonomi Melalui Pelatihan Teknik Kokedama Pada KWT Cempaka A Desa Teras. Madaniya, 4(1), 279-284. https://doi.org/10.53696/27214834.386
Section
Artikel