Inovasi Media Pembelajaran Matematika Menggunakan Puzzle untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SDN 064024 Medan
Abstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran. Hal ini menjadi salah satu faktor terciptanya minat belajar siswa yang akan berdampak pada meningkatnya kemampuan akademik siswa. Sebagaimana diperoleh informasi saat melakukan wawancara dengan guru kelas (survey lokasi kegiatan), bahwa minat dan hasil belajar siswa SDN 064024 sebagai objek kegiatan masih rendah. Selain itu diketahui pula jika dalam proses pembelajaran, guru menggunakan metode konvensional dengan mengadopsi metode ceramah dalam proses knowledge transfer (tranfer pengetahuan). Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan dua metode yaitu pertama: penyuluhan (sosialisasi) mengenai pentingnya inovasi dalam proses belajar serta penggunaan media belajar untuk menarik perhatian siswa saat proses belajar berlangsung, kedua: praktik dengan mempraktikkan pembelajaran menggunakan media puzzle pada materi ajar pecahan. Selama kegiatan dilaksanakan terlihat peningkatan minat siswa dalam proses belajar. Hasil pelaksanaan kegiatan menginformasikan bahwa ada peningkatan terhadap minat siswa dalam proses belajar namun belum dapat meningkatkan hasil belajar secara signifikan. Hal ini diperoleh berdasarkan wawancara dengan guru kelas pada tahap pemantauan pasca kegiatan. Selanjutnya sebagai evaluasi dan rekomendasi terhadap penelitian atau kegiatan PkM dimasa datang, untuk lebih inovatif dalam memilih media pembelajaran dengan menanfaatkan teknologi agar lebih menarik minat siswa.
Downloads
References
Abdullah, R. (2017). Pembelajaran Dalam Perspektif Kreativitas Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(1), 35. https://doi.org/10.22373/lj.v4i1.1866
Asmedy, A. (2021). Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Soal Terbuka dengan Model Pembelajaran Konvensional. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(2), 79–88. https://doi.org/10.54371/ainj.v2i2.36
Deringöl, Y. (2019). Misconceptions of primary school students about the subject of fractions. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 8(1), 29–38. https://doi.org/10.11591/ijere.v8.i1.pp29-38
Eriyanti, R. W., Cholily, Y. M., & Masduki, M. (2022). Meningkatkan Kreativitas Guru dalam Inovasi Pembelajaran Berbasis HOTS untuk Mengembangkan Berpikir Ktitis dan Kreatif Siswa. To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 416. https://doi.org/10.35914/tomaega.v5i3.1176
Firmadani, F. (2020). Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Sebagai Inovasi Pembelajaran Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional, 2(1), 93–97. Retrieved from http://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Prosiding_KoPeN/article/view/1084/660
Fitriani, A., Baharuddin, M. R., & Kayanti, J. (2019). Comparison of Cooperative Learning Model Think Pair Share and Think Pair Square Toward Students’ Mathematical Communication Ability. ICONSS Proceeding Series The 2nd International Conference on Natural & Social Sciences (ICONSS 2019), September, 202–208.
Iswari, A. P., Sunarsih, E. S., & Tamrin, A. G. (2016). Perbandingan hasil belajar antara model pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran kooperatif tipe team accelerated instruction (TAI) pada mata pelajaran mekanika teknik kelas X TGB di SMK Negeri 2 Surakarta. Journal UNS, 1–9.
Seruni, S., Mulyatna, F., & Nurrahmah, A. (2019). Pkm Inovasi Pembelajaran Matematika Sd/Mi Melalui Permainan Ular Tangga. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 3(1), 75. https://doi.org/10.31764/jpmb.v3i1.1128
Nurgiansah, T. H. (2022). Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Media Pembelajaran Konvensional dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 1529–1534.
Toha, A. F. M., & Khasanah, F. N. (2020). Media Pembelajaran Interaktif Untuk Mata Pelajaran Matematika. Jurnal Kajian Ilmiah, 20(2), 145–156. https://doi.org/10.31599/jki.v20i2.120
Copyright (c) 2023 Budi Antoro, Mekar Meilisa Amelia, Lukman Hakim, Fachrul Rozi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







