Digitalisasi Kesenian Njanen: Strategi Pelestarian Kebudayaan Melalui Platform Sosial Media

  • Prihatin Dwihantoro (1*) Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Dwi Susanti (2) Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Pristi Sukmasetya (3) Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Rayinda Faizah (4) Universitas Muhammadiyah Magelang

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: digitalisasi, regenerasi, Njanen

Abstract

Indonesia adalah negara dengan keberagaman budaya tradisional yang tersebar di penjuru daerah. Keanekaragaman budaya Indonesia mempunyai nilai sehingga perlu dilestarikan. Kehadiran kesenian tradisional di sebagian daerah Indonesia yang sudah jarang ditemukan, generasi muda sudah mulai meninggalkannya, karena cenderung lebih suka mempelajari budaya dari luar. Dalam situasi seperti saat ini, perilaku budaya terutama generasi muda perlu mendapatkan perhatian serius. Kemajuan teknologi di era global belum sepenuhnya dimanfaatkan secara tepat sebagai bentuk media digitalisasi dan promosi kesenian tradisional. Kesenian Njanen adalah kesenian tradisional yang bernafaskan Islam, mirip dengan shalawatan. Njanen (Njajai Unen-Unen) yang berarti berbagai macam bahasa dijadikan sebagai alat berdakwah, perlu adanya nguri-uri kebudayaan dengan digitalisasi kesenian di Seloprojo menjadi salah satu solusi dalam pelestarian serta promosi kesenian tradisional yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat bahwa kesenian warisan leluhur harus selalu dijaga dan terus dilestarikan. Pemanfaatan platform digital sebagai media global perlu dilakukan sehingga bisa menjangkau khalayak yang lebih luas, terutama generasi millenial. Dengan program pendampingan dan pelatihan digitalisasi kesenian Njanen ini para peserta pelatihan memperoleh pengetahuan dan pemahaman baru terkait platform digital yang dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mempromosikan kesenian tradisional khususnya Njanen di Seloprojo.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hartanti, G., & Setiawan, B. (2019). Pendokumentasian Aplikasi Ragam Hias Batik Jawa Budaya Bangsa Khususnya Pada Perancangan Interior Tengah Motif Kawung, Sebagai Upaya Konservasi Budaya Bangsa Khususnya Pada Perancanagan Interior. Aksen: Journal of Design and Creative Industry, 3(2), 25–37.

Limano, F., Piliang, Y. A., Damajanti, I., & Koesma, R. E. (2021). Studi Tentang Digitalisasi Ondel-Ondel Betawi Melalui Teknologi 3D Animasi. Rekam, 17(2), 135–145. https://doi.org/10.24821/rekam.v17i2.5138

Revianur, A. (2020). Digitalisasi Cagar Budaya di Indonesia: Sudut Pandang Baru Pelestarian Cagar Budaya Masa Hindu-Buddha di Kabupaten Semarang. Bakti Budaya, 3(1), 90. https://doi.org/10.22146/bb.55505

Sukmasetya, P., Apriyani, H., Wahyuni, T., Wulan, B. S., Nugroho, W., & Ardiyansah, A. H. (2021). Pendampingan Pemanfaatan Digital Branding dan Digital Marketing Pada Kuliner Kampung Kali Paremono. Jurnal Abdimas PHB: Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 4(3), 322–328.

Sutikno, P. Y. (2020). Era Digital? “Pendidikan Seni Musik Berbasis Budaya” Sebagai Sebuah Inovasi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Kreatif Jurnal Kependidikan Dasar, 11(1), 39–49.

Published
2023-02-10
How to Cite
Dwihantoro, P., Susanti, D., Sukmasetya, P., & Faizah, R. (2023). Digitalisasi Kesenian Njanen: Strategi Pelestarian Kebudayaan Melalui Platform Sosial Media. Madaniya, 4(1), 156-164. https://doi.org/10.53696/27214834.363
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)