Peningkatan Nilai Tambah Kentang melalui Pelatihan Diversifikasi Olahan Pascapanen pada Kelompok Tani P4S Desa Bonto Lojong, Kabupaten Bantaeng

  • Arminas (1*) Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng
  • Saparullah (2) Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng
  • Nurlaida (3) Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng
  • Astuty (4) Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng
  • Zainal Sudirman (5) Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng
  • Fakhrur Rozy (6) Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: nilai tambah, kentang, diversifikasi olahan, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kentang melalui pelatihan diversifikasi olahan pada Kelompok Tani P4S Desa Bonto Lojong, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng. Variabel tunggal yang dikaji dalam artikel ini adalah nilai tambah kentang, yang direpresentasikan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepuasan peserta terhadap pengolahan kentang pascapanen. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung (hands-on training) meliputi pembuatan kentang goreng, kentang mustofa, kentang frozen, dan donat kentang, disertai pendampingan pengemasan dan kewirausahaan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, dengan 67,14% peserta menyatakan sangat puas dan 27,14% menyatakan puas. Pelatihan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah kentang menjadi produk bernilai ekonomis lebih tinggi. Kegiatan ini berkontribusi positif terhadap upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa berbasis potensi lokal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-02-14
How to Cite
Arminas, A., Saparullah, S., Nurlaida, N., Astuty, A., Sudirman, Z., & Rozy, F. (2026). Peningkatan Nilai Tambah Kentang melalui Pelatihan Diversifikasi Olahan Pascapanen pada Kelompok Tani P4S Desa Bonto Lojong, Kabupaten Bantaeng. Madaniya, 7(1), 331-338. https://doi.org/10.53696/27214834.1654
Section
Artikel