Pengetahuan dan Keterampilan Penanganan Awal Penderita Stroke di Masa Pandemi Covid-19
Abstract
Berdasarkan data World Health Organization tahun 2012, kematian akibat stroke sebesar 51% di seluruh dunia disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013, prevalensi penyakit stroke di Indonesia meningkat seiring bertambahnya umur. Kasus stroke tertinggi yang terdiagnosis tenaga kesehatan adalah usia 75 tahun keatas (43,1%) dan terendah pada kelompok usia 15-24 tahun yaitu sebesar 0,2%. Tujuan setelah sosialisasi singkat, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam pencegahan dan penanganan penyakit Stroke pada masa pendemi Covid 19 di Desa Gentungan Kecamatan Bajeng Barat. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi singkat dengan leaflet dan video. Terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam penanganan penyakit Stroke pada masa pandemic Covid 19 masyarakat Desa Gentungan Kec. Bajeng Barat.Prevalensi stroke berdasarkan jenis kelamin lebih banyak laki-laki (7,1%) dibandingkan dengan perempuan (6,8%). Berdasarkan tempat tinggal, prevalensi stroke di perkotaan lebih tinggi (8,2%) dibandingkan dengan daerah pedesaan (5,7%). Berdasarkan data 10 besar penyakit terbanyak di Indonesia tahun 2013.
Downloads
References
DepKes RI, (2009), Materi Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat Bagi Tenaga Kesehatan, Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan: Jakarta.
DepKes RI, (2011), Modul Penggunaan Obat Rasional, Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan: Jakarta.
DepKes RI, (2013), Modul Penggunaan Obat Rasional, Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan: Jakarta.
Dinata, C. A., Safrita, Y., and Sastri, S. (2013). Gambaran Faktor Risiko dan Tipe Stroke pada Pasien Rawat Inap di Bagian Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Solok Selatan Periode 1 Januari 2010 -31 Juni 2012, Jurnal Kesehatan Andalas, 2(2), 57–61.
Junaidi, I. (2011), Stroke Waspadai Ancamannya, ANDI, Yogyakarta.
Karuniawati, H., Ikawati, Z., Gofir, A. (2015), Pencegahan Sekunder untuk Menurunkan Kejadian Stroke Berulang pada Stroke Iskemik. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi (JMPF), 5.
Khalillullah, S. A., (2011), Penggunaan Anti platelet (Aspirin) pada Akut Stroke Iskemik, Medicin University of Syiah Kuala, 1 –7.
Krismayanti, M., (2007), Evaluasi Drug Related Problemspada Pengobatan Pasien Stroke di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta Tahun 2005, Medula, 1-106.
Kemenkes RI, (2014), Infodatin: Situasi Kesehatan Jantung, Jakarta Selatan. http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin
Misbach J., Lamsudin R., Allah A., A. B., Suroto, Alfa A.Y., Harris S., Nurimaba N., Islam S., Bustami M. and Rasyid A., (2011), Guideline Stroke Iskemik 2011, Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, Jakarta.
Nasution L.F., (2013), Stroke Non Hemoragik pada Laki-Laki Usia 65 Tahun. Medula Unila, 1(3), 1–9.
Copyright (c) 2022 Samsir Samsir, Alamsyah Alamsyah, Sulasri Sulasri, Tut Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







