Teknologi Pengolahan Alpukat Menjadi Tepung Alpukat di Desa Ternadi Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus

  • Shodiq Eko Ariyanto (1) Universitas Muria Kudus
  • Af’idzatuttama (2*) Universitas Muria Kudus

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: alpukat, tepung, Ternadi

Abstract

Desa Ternadi Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, dengan luas wilayah 367,479 Ha. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Salah satu komoditas pertanian andalan di desa ini adalah buah alpukat. Alpukat memiliki kandungan gizi dan komponen bioaktif yang terdapat pada daging buah, biji, maupun kulitnya. Biji dan kulit alpukat mengandung senyawa fenolat yang berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat berperan dalam menetralkan radikal bebas dan menghambat terjadinya reaksi berantai yang dapat menimbulkan penyakit seperti kanker, jantung, katarak, diabetes, dan hati. Daging buah dan biji alpukat dapat diolah menjadi tepung alpukat. Dalam pengolahan tersebut, diperlukan kehati-hatian dikarenakan dapat merusak senyawa antioksidan yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, dalam pengabdian masyarakat IbM ini bergerak dalam bidang pengolahan limbah alpukat menjadi tepung alpukat yang bernilai ekonomis.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-28
How to Cite
Ariyanto, S. E., & Afidzatuttama, A. (2025). Teknologi Pengolahan Alpukat Menjadi Tepung Alpukat di Desa Ternadi Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Madaniya, 6(4), 1803-1809. https://doi.org/10.53696/27214834.1368
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)