Pendampingan Pengolahan Umbi Gadung sebagai Upaya pengembangan Ekonomi Kreatif Desa Bonelemo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan

  • Sukarti (1*) Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Ilmiati Illing (2) Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Karmila (3) Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Awir (4) Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Aura Negarawan (5) Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Nurasia (6) Universitas Cokroaminoto Palopo

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: kalsium, Luwu, pengabdian, TTG, umbi gadung

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih dan mendampingi masyarakat dalam mengolah dan memanfaatkan umbi gadung sebagai bahan pangan lokal sebagai upaya dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif kelompok wanita tani di Desa Bonelemo. Umbi gadung merupakan makanan tradisional pengganti nasi khas Bonelemo yang dikenal sebagai sokko sikapa’. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan liar yang tersedia melimpah di Desa Bonelemo dan mengandung kalsium yang tinggi, namun juga mengandung kadar sianida yang juga cukup tinggi sehingga membutuhkan metode khusus dalam pengolahannya menjadi bahan pangan agar tidak beracun. Metode kegiatan dimulai dari kegiatan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, evaluasi dan tindak lanjut kegiatan. Program pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan yaitu pembuatan tepung umbi gadung melalui penerapan TTG, uji kelayakan konsumsi menggunakan rapid tes kit sianida, pembuatan logo dan merek kemasan, pengemasan dan pelabelan, serta digitalisasi pemasaran produk. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk mempermudah pengolahan dan pemanfaatan umbi gadung sebagai bahan pangan lokal yang dapat berpotensi meningkatkan ekonomi Desa Bonelemo.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-08-15
How to Cite
Sukarti, S., Illing, I., Karmila, K., Awir, A., Negarawan, A., & Nurasia, N. (2025). Pendampingan Pengolahan Umbi Gadung sebagai Upaya pengembangan Ekonomi Kreatif Desa Bonelemo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Madaniya, 6(3), 1475-1481. https://doi.org/10.53696/27214834.1329
Section
Artikel