Transformasi Digital Melalui Kegiatan Pelatihan Microsoft Word di UPT SDN 226 Sidomakmur
Abstract
Transformasi digital menjadi kebutuhan esensial bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat. Di UPT SDN 226 Sidomakmur, masih banyak murid yang belum memiliki keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat lunak pengolah kata, seperti Microsoft Word. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital murid melalui pelatihan penggunaan Microsoft Word. Program ini membantu murid dalam mengembangkan keterampilan yang mendukung kegiatan belajar mereka, seperti pembuatan tugas, laporan, dan presentasi. Pelatihan dilakukan dengan metode praktik langsung yang dipandu oleh instruktur berpengalaman. Kegiatan mencakup pemaparan materi, demonstrasi, serta latihan individu dan kelompok. Murid dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan tingkat pemahaman mereka: pemula, menengah, dan lanjutan. Materi pelatihan meliputi pengenalan antarmuka Microsoft Word, pengolahan teks, penyuntingan dokumen, serta penggunaan fitur dasar dalam pembuatan dokumen akademik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan murid secara signifikan. Kelompok pemula memahami dasar-dasar mengetik dan mengedit teks, kelompok menengah menguasai fitur penyuntingan dan pemformatan, sedangkan kelompok lanjutan mampu menyusun dokumen yang lebih kompleks. Manfaat kegiatan ini mencakup peningkatan keterampilan digital murid, kemudahan dalam menyusun tugas sekolah, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan perangkat digital. Kesimpulannya, pelatihan Microsoft Word memberikan dampak positif terhadap literasi digital murid dan membuktikan bahwa pembelajaran berbasis teknologi dapat meningkatkan kesiapan akademi k serta menghadapi tantangan digital di masa depan.
Downloads
Copyright (c) 2025 Ari Pradana, Astrid Astrid, Luthfia Nandika, Marbela Candra Pratama, Cristiana Elisa Rante, Eunike Putri, Meilani Sari, Celika Vebrianti Lungan, Diana Diana, Mutiara Nawir, Hardianto Hardianto, Nisraeni Nisraeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







