Upaya Pencegahan DBD Melalui Pembuatan dan Pengaplikasian Ovitrap di Kecamatan Sukarami Kota Palembang
Abstract
Kota Palembang merupakan wilayah dengan kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) tertinggi pada tahun 2023 yaitu sebanyak 727. Kecamatan Sukarami merupakan salah satu daerah yang mengalami DBD dengan angka kejadian tertinggi sebanyak 83 kasus, dengan tingginya angka kasus setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat untuk pencegahan DBD melalui edukasi dan pelatihan pembuatan ovitrap atau perangkap telur di Kecamatan Sukarame. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami dan dihadiri oleh 40 orang peserta. Tingkat pengetahuan masyarakat dalam pencegahan DBD dan pemahaman pembuatan ovitrap diukur melalui pre test dan post test. Pada kegiatan ini juga dilakukan pengaplikasian ovitrap yaitu dengan meletakkan ovitrap di dalam dan di luar rumah peserta. Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat dari hanya 12 peserta (30%) mendapatkan nilai baik menjadi 32 orang (80%) mengenai pencegahan penyakit DBD dan pemahaman dalam pembuatan ovitrap setelah diberikan materi dan pelatihan. Kemudian melalui kegiatan ini juga yaitu pemasangan ovitrap di rumah peserta dapat menjadi metode untuk menggambarkan tingkat populasi nyamuk Aedes aegypti di wilayah endemis Kota Palembang, khususnya di Kecamatan Sukarami. Diharapkan melalui kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai upaya pencegahan DBD khususnya di wilauah endemis DBD di Kota Palembang.
Downloads
Copyright (c) 2025 Indri Ramayanti, Thia Prameswarie, Mochammad Nanda Ardani Alfath, Muhammad Umar Abdussalam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







