Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencacah Sampah untuk Mengatasi Permasalahan Lingkungan di Desa Pagerwangi

  • Riona Ihsan Media (1*) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Reka Ardi Prayoga (2) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Meri Rahmi (3) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Ade Ramdan (4) Politeknik Manufaktur Bandung
  • Aldiansyah Raid Pratama (5) Politeknik Manufaktur Bandung

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Mesin Pencacah Plastik, Pengelolaan Sampah, Sampah Plastik, Teknologi Tepat Guna

Abstract

Permasalahan sampah plastik menjadi isu lingkungan utama di Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, akibat keterbatasan fasilitas pengelolaan dan tingginya volume sampah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam pengelolaan sampah melalui implementasi teknologi tepat guna berupa mesin pencacah sampah plastik. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan berupa survei dan studi literatur, serta tahap pelaksanaan yang mencakup edukasi pengelolaan sampah, pelatihan penggunaan mesin, dan pengadaan mesin pencacah plastik yang telah dimodifikasi untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memahami pentingnya pengelolaan sampah melalui sosialisasi dan pelatihan, dengan 15 warga aktif berpartisipasi. Mesin pencacah yang digunakan memiliki spesifikasi kapasitas 30–40 kg/jam dan dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan, sehingga dapat mengurangi volume sampah plastik secara signifikan dan memberikan nilai ekonomis baru bagi masyarakat. Program ini berhasil memberikan solusi praktis dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah plastik serta meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Pagerwangi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-02-24
How to Cite
Media, R. I., Prayoga, R. A., Rahmi, M., Ramdan, A., & Pratama, A. R. (2025). Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencacah Sampah untuk Mengatasi Permasalahan Lingkungan di Desa Pagerwangi. Madaniya, 6(1), 131-137. https://doi.org/10.53696/27214834.1095
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)