Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa dalam Pembuatan “Kokedama” Sebagai Pengganti Pot Tanaman Hias di Dusun Borong Tarampang, Desa Bonto Bulaeng, Kec. Sinoa
Abstract
Kuliah kerja nyata tematik Universitas Muhammadiyah Bone menyelenggarakan program edukasi dan pembekalan di Dusun Borong Tarampang, Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa tentang pembuatan kokedama dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa sebagai pengganti pot tanaman hias. Pada saat pandemi Covid-19 maraknya pecinta tanaman hias terutama pada kalangan ibu rumah tangga. Kokedama merupakan suatu teknik menanam tanaman hias dengan berbentuk bulat. Sabut kelapa berfungsi sebagai media tanam untuk menjaga kelembapan unsur tanah yang cepat kering. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan untuk menyadarkan masyarakat pentingnya mengolah sabut kelapa yang memiliki nilai guna bagi kehidupan. Metode kegiatan ini adalah melaksanakan observasi, pengumpulan sampel, pengumpulan data, sosialisasi dan pelatihan. Adapun hasil dari kegiatan yang dilaksanakan yaitu masyarakat mampu membuat kreativitas, meningkatkan kepedulian masyarakat serta lingkungan terbebas dari limbah. Kesimpulan yaitu bertujuan untuk meningkatkan kreativitas ibu PKK dalam mengolah kokedama.
Downloads
Copyright (c) 2025 Tiara Safitri, Ahmad Zailan, Sulkifli Sulkifli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







