Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa dalam Pembuatan “Kokedama” Sebagai Pengganti Pot Tanaman Hias di Dusun Borong Tarampang, Desa Bonto Bulaeng, Kec. Sinoa

  • Tiara Safitri (1*) Universitas Muhammadiyah Bone
  • Ahmad Zailan (2) Universitas Muhammadiyah Bone
  • Sulkifli (3) Universitas Muhammadiyah Bone

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: tanaman hias, kokedama, sabut kelapa

Abstract

Kuliah kerja nyata tematik Universitas Muhammadiyah Bone menyelenggarakan program edukasi dan pembekalan di Dusun Borong Tarampang, Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan  Sinoa tentang pembuatan kokedama dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa sebagai pengganti pot tanaman hias. Pada saat pandemi Covid-19 maraknya pecinta tanaman hias terutama pada kalangan ibu rumah tangga. Kokedama merupakan  suatu teknik menanam tanaman hias dengan berbentuk bulat. Sabut kelapa berfungsi sebagai media tanam untuk menjaga kelembapan unsur tanah yang cepat kering. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan untuk menyadarkan masyarakat pentingnya mengolah sabut kelapa yang memiliki nilai guna bagi kehidupan. Metode kegiatan ini adalah melaksanakan observasi, pengumpulan sampel, pengumpulan data, sosialisasi dan pelatihan. Adapun hasil dari kegiatan yang dilaksanakan yaitu masyarakat mampu membuat kreativitas, meningkatkan kepedulian masyarakat serta lingkungan terbebas dari limbah. Kesimpulan yaitu bertujuan untuk meningkatkan kreativitas ibu PKK dalam mengolah kokedama.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-02-24
How to Cite
Safitri, T., Zailan, A., & Sulkifli, S. (2025). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa dalam Pembuatan “Kokedama” Sebagai Pengganti Pot Tanaman Hias di Dusun Borong Tarampang, Desa Bonto Bulaeng, Kec. Sinoa. Madaniya, 6(1), 66-73. https://doi.org/10.53696/27214834.1089
Section
Artikel