Sosialisasi Perjanjian Perdagangan Internasional Kepada Mahasiswa Prodi Perdagangan Internasional UNISA Bandung

  • Minhajuddin (1*) Universitas 'Aisyiyah Bandung
  • Abdul Rozak (2) Universitas 'Aisyiyah Bandung

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: pertumbuhan ekonomi, ekspor, perjanjian perdagangan internasional

Abstract

Perdagangan internasional semakin berkembang sangat pesat. Berbagai kesepakatan perjanjian perdagangan internasional telah diratifikasi oleh pemerintah Indonesia. Perjanjian perdagangan internasional yang melibatkan Indonesia harus dioptimalkan oleh seluruh pelaku bisnis khususnya dalam bidang ekspor. Hal ini dimaksudkan agar produk-produk Indonesia mampu bersaing di pasar global dan untuk menghindari pasar domestik didominasi oleh produk Impor. Selain pelaku bisnis, perjanjian perdagangan internasional juga harus disosialisasikan kepada para mahasiswa sebagai bekal bagi mereka untuk memetakan bisnis yang akan dijalani baik ketika selesai kuliah maupun saat masih sementara menjalani perkuliahan. Hal ini menjadi dasar bagi prodi Perdagangan Internasional melakukan kerja sama dengan FTA Support Center Bandung untuk mengadakan sosialisasi perjanjian perdagangan internasional kepada mahasiswa prodi perdagangan internasional UNISA Bandung. Sosialisasi ini bertujuan untuk menstimulasi para mahasiswa untuk memulai bisnis ekspor dalam rangka membantu pertumbuhan ekonomi nasional. Terdapat tiga materi yang diberikan yaitu pengenalan perjanjian perdagangan internasional. Signifikansi perjanjian perdagangan internasional terhadap pertumbuhan ekspor Indonesia, dan Cara memulai bisnis ekspor. Hasil dari kegiatan ini adalah mahasiswa memahami signifikansi perjanjian perdagangan internasional dan bagaimana mengoptimalkan dalam bisnis ekspor.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-25
How to Cite
Minhajuddin, M., & Rozak, A. (2024). Sosialisasi Perjanjian Perdagangan Internasional Kepada Mahasiswa Prodi Perdagangan Internasional UNISA Bandung. Madaniya, 5(4), 2164-2172. https://doi.org/10.53696/27214834.1057
Section
Artikel