Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Kompos Berbahan Dasar Daun Bambu Bagi Masyarakat Petani di Desa Tonasa Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa

  • Andi Amran Asriadi (1*) Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Firmansyah (2) Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nailah Husain (3) Universitas Muhammadiyah Makassar

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: penyuluhan pelatihan, pupuk kompos daun bambu

Abstract

Salah satu bahan untuk membuat pupuk kompos adalah dedaunan. Bahan yang digunakan untuk kompos dengan memanfaatkan daun yang melimpah seperti daun bambu. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Metode yang digunakan penyuluhan dan pelatihan pupuk organik kompos berbahan daun bambu adalah metode ceramah, praktek, demokrasi dan pelatihan dan tanya jawab. Kegiatan di ikuti oleh 25 orang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian tim pelaksana hasil kegiatan simpulkan bahwa pemberian materi yang diberikan pada penyuluhan pelatihan yaitu materi manfaat bahan limbah organik dan cara pengomposan. Pelatihan pembuatan kompos dari daun bambu telah berhasil dengan baik. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini mendapat tanggapan positif serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat petani setempat. Pengabdian ini diharapkan dapat mengedukasi kelompok tani sasaran agar dapat membuat sendiri pupuk organik dengan memanfaatkan sampah organik dari limbah pertanian atau limbah rumah tangga, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pertanian perorangan serta mandiri. Evaluasi dilakukan untuk meningkatkan dan mempertahankan pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan dimasa yang akan datang.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-25
How to Cite
Asriadi, A. A., Firmansyah, F., & Husain, N. (2024). Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Kompos Berbahan Dasar Daun Bambu Bagi Masyarakat Petani di Desa Tonasa Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa. Madaniya, 5(4), 1883-1890. https://doi.org/10.53696/27214834.1017
Section
Artikel